Dalam hening malam
Kutannyakan sebuah nasib
Masih adakah jalan pulang
Untukku yang tersesat dihitam dunia jalan
Sementara peta
Hancur terhimpit kerasnya hati
Tuhan..
Diwaktu-Mu yang kian menyempit
Diruang-Mu yang kian menghimpit
terangilah langkahku
Agar lubang dan kerikil tajam
tak lagi membuatku terpedaya
Hingga saat kelak
Engkau hempaskan langit ke bumi
Sudah kutemukan sepenggal iman yang hilang
Fajar Andila
Bandar Lampung, 04 October 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar